Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Imbau Pengusaha Galian C Ilegal Segera Tinggalkan Sungai Dopo

  • Whatsapp

skyBMRnews.Boltim_Salah satu sumber bencana adalah ketika sikap manusia tidak memperhatikan dan peduli terhadap alam. Inilah yang mendorong pihak Balai Wilayah Sungai terus melakukan pengawasan terkait kegiatan ilegal utamanya bagi pengusaha Galian C.

Hal ini kembali ditegaskan oleh Kepala Seksi Operasional dan Pemeliharaan SDA Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Dan Ridleiy Namare, bahwa para pengusaha Galian C yang beroperasi di Wilayah Sungai untuk segera menghentikan kegiatan yang merusak lingkungan dan menyebabkan bencana banjir serta mengurus izin penggunaan/ pengusahaan Sumber Daya Air. Hal ini di sampaikannya saat bersua dengan media ini Rabu 16/06/2021.

“Saya kembali memperingati para pengusaha Galian C tanpa izin yang masih terus melakukan pengambilan material sungai, untuk segera menghentikan kegiatan tersebut, dan kami sudah jadwalkan untuk turun guna mengecek langsung kebenaran dari beberapa informasi yang kami terima, termasuk kegiatan Galian C di wilayah sungai Dopo yang terletak di Desa Bangunan Wuwuk, Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.jika kami dapati di lokasi tersebut masih ada pengambilan material yang tidak dilengkapi dokumen dan payung hukum,kami akan membawa ke ranah hukum sesuai UU SDA No 17 THN 1999”. ucap KSOP SDA BWS Sulawesi-I ini.

Dari hasil pantauan media ini, di lokasi sungai Dopo ada aktivitas galian C dengan menggunakan alat berat ( exavator ) red. Yang terus melakukan pengambilan material di lokasi yang pernah menyebabkan banjir besar sehingga mengakibatkan rusaknya rumah warga dan menelan korban jiwa pada beberapa tahun sebelumnya.

Menariknya ada info salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya,  menyebutkan bahwa okunum pengusaha Galian C tanpa ijin ini sudah pernah di tindak oleh DLH dan Polsek Setempat dengan melakukan penyegelan alat sekaligus melakukan polis line area pengambilan material di sungai tersebut.tetapi entah bagaimana lokasi dan oknum tersebut kembali malakukan usaha tanpa ijin.ucap salah satu sumber yang terus meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Menanggapi beberapa hal di atas,kepada media ini, Pemerintah Desa Bungunan Wuwuk Kecamatan Modayag Barat, Rudolf Tempay menghimbau pengusaha galian C ilegal yang melakukan aktivitas di sungai Dopo agar segera meninggalkan lokasi tersebut. karena dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan serta menyebabkan musiba banjir.

Menurut Tempay, kegiatan yang dilakukan oleh pihak pengusaha galian C tanpa izin ini, harus dihentikan sebagai upaya untuk mencegah adanya korban jiwa dan harta  benda masyarakat disepanjang bantaran sungai atas dampak bencana yang akan ditimbulkan.

“Kami mendapat informasi, bahwa pihak balai sungai akan turun langsung ke sungai Dopo terkait adanya laporan aksi ilegal ini, selanjutnya akan menindak tegas pengusaha yang diduga melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Tempay juga menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait atas aksi ilegal di wilayah Boltim khususnya di desa Bangunan Wuwuk.

Itu semua kami lakukan tentu demi keselamatan masyarakat dan kita bersama. Tutup Rudolf Tempay saat mengahiri pernyataanya. //

 

(aSp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *